Menikmati Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi

Menikmati Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi – Wakatobi sebagai salah satu objek Wisata Bahari Dunia Terbaik dan salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara. Akomodasi di Wakatobi sudah semakin membaik dengan adanya Bandara Matahora Baru yang diluncurkan pada Bulan Desember 2008. Wakatobi sudah dikenal oleh wisatawan dunia sebagai spot snorkeling dan diving terbaik di Indonesia. Hal tersebut karena Wakatobi juga terletak secara geografis di pusat segitiga terumbu karang dunia. Oleh karenanya lautan di Wakatobi wisatawan bisa menemukan 942 spesies ikan dan 750 spesies terumbu karang dari total 850 koleksi dunia. Jumlah ini bahkan lebih banyak daripada jumlah spesies yang ada di Laut Karibia yang hanya memiliki 50 spesies, dan Laut Merah di Mesir yang hanya memiliki 300 spesies.

Selain keindahan bawah laut, Wakatobi juga memiliki keindahan dan kekayaan lainnya seperti pantai berpasir putih, air laut jernih, matahari terbenam di setiap tepi pulau, reruntuhan sejarah seperti benteng kuno dan meriam yang tersebar di empat pulau utama, desa tua dengan pilar rumahnya. , melambai tradisional, pandai besi, suku Bajo dan berbagai tarian tertentu. Warisan alam dan budaya ini menjadikan Wakatobi sebagai obyek wisata bahari yang terkenal di dunia. Wakatobi akan menjadi pilihan terbaik bagi liburan anda, terutama bagi mereka yang ingin relaks sejenak dari kepenatan rutinitas sehari-hari.

Menikmati Keindahan Alam Bawah Laut Wakatobi Wakatobi sebagai salah satu objek Wisata Bahari Dunia Terbaik dan salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara. Akomodasi di Wakatobi sudah semakin membaik dengan adanya Bandara Matahora Baru yang diluncurkan pada Bulan Desember 2008. Wakatobi sudah dikenal oleh wisatawan dunia sebagai spot snorkeling dan diving terbaik di Indonesia. Hal tersebut karena Wakatobi juga terletak secara geografis di pusat segitiga terumbu karang dunia. Oleh karenanya lautan di Wakatobi wisatawan bisa menemukan 942 spesies ikan dan 750 spesies terumbu karang dari total 850 koleksi dunia. Jumlah ini bahkan lebih banyak daripada jumlah spesies yang ada di Laut Karibia yang hanya memiliki 50 spesies, dan Laut Merah di Mesir yang hanya memiliki 300 spesies. Selain keindahan bawah laut, Wakatobi juga memiliki keindahan dan kekayaan lainnya seperti pantai berpasir putih, air laut jernih, matahari terbenam di setiap tepi pulau, reruntuhan sejarah seperti benteng kuno dan meriam yang tersebar di empat pulau utama, desa tua dengan pilar rumahnya. , melambai tradisional, pandai besi, suku Bajo dan berbagai tarian tertentu. Warisan alam dan budaya ini menjadikan Wakatobi sebagai obyek wisata bahari yang terkenal di dunia. Wakatobi akan menjadi pilihan terbaik bagi liburan anda, terutama bagi mereka yang ingin relaks sejenak dari kepenatan rutinitas sehari-hari. Wakatobi dikenal sebagai Pulau Tukang Besi di peta dan merupakan singkatan dari empat nama pulau utama yaitu Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, yang meliputi daerah sekitar 1.400.000 hektare dan terumbu karang memiliki luas 90.000 hektare dari total luas areal. Pulau ini juga terkenal sebagai penghalang terbesar kedua setelah Great Barrier Reef di Australia terdiri dari 39 pulau dan 7 di antaranya dihuni dengan jumlah penduduk sekitar 100,580, sedangkan beberapa pulau lainnya tetap tak berpenghuni. Wakatobi terdiri dari masyarakat multi etnis dan Suku Bajo atau Suku Bajo yang tinggal di tepi pantai. Suku tersebut masih menjaga rumah adat mereka yang memiliki arsitektur bangunan yang dihubungkan oleh jembatan dan kapal sebagai transportasi utama dan mata pencaharian pokok sebagai nelayan. Selain itu, Wakatobi juga dikenal dengan keberadaan Taman Nasional Wakatobi (TNKW). Taman Nasional tersebut terdiri atas beberapa pulau, dan juga lautan yang menyimpan indahnya alam bawah lautnya. Berdasarkan potensi tersebut, membuat Wakatobi sangat nyaman untuk kegiatan wisata bahari seperti diving, snorkeling, memancing, honeymoon, berenang, Berkemah, dan lain sebagainya. Ketenaran keindahan alam bawah laut TNKW sendiri tentu mengundang para wisatawan untuk mengeksplornya. Oleh karena itu, untuk turut andil dalam mempromosikan wisata Indonesia, kunjungi dahulu wisata surgawi di Indonesia ini, sebelum pergi ke luar negeri. Jangan lupa untuk membawa kacamata hitam dan juga tabir surya untuk melindungi kulit dari sengatan matahari.

Wakatobi dikenal sebagai Pulau Tukang Besi di peta dan merupakan singkatan dari empat nama pulau utama yaitu Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, yang meliputi daerah sekitar 1.400.000 hektare dan terumbu karang memiliki luas 90.000 hektare dari total luas areal. Pulau ini juga terkenal sebagai penghalang terbesar kedua setelah Great Barrier Reef di Australia terdiri dari 39 pulau dan 7 di antaranya dihuni dengan jumlah penduduk sekitar 100,580, sedangkan beberapa pulau lainnya tetap tak berpenghuni.

Wakatobi terdiri dari masyarakat multi etnis dan Suku Bajo atau Suku Bajo yang tinggal di tepi pantai. Suku tersebut masih menjaga rumah adat mereka yang memiliki arsitektur bangunan yang dihubungkan oleh jembatan dan kapal sebagai transportasi utama dan mata pencaharian pokok sebagai nelayan.

Selain itu, Wakatobi juga dikenal dengan keberadaan Taman Nasional Wakatobi (TNKW). Taman Nasional tersebut terdiri atas beberapa pulau, dan juga lautan yang menyimpan indahnya alam bawah lautnya. Berdasarkan potensi tersebut, membuat Wakatobi sangat nyaman untuk kegiatan wisata bahari seperti diving, snorkeling, memancing, honeymoon, berenang, Berkemah, dan lain sebagainya. Ketenaran keindahan alam bawah laut TNKW sendiri tentu mengundang para wisatawan untuk mengeksplornya. Oleh karena itu, untuk turut andil dalam mempromosikan wisata Indonesia, kunjungi dahulu wisata surgawi di Indonesia ini, sebelum pergi ke luar negeri. Jangan lupa untuk membawa kacamata hitam dan juga tabir surya untuk melindungi kulit dari sengatan matahari.

Leave a Reply